Senin, 25 Januari 2016

cara instal linux debian server

Tags


 Kali ini saya berbagi informasi untuk kalian semua yang berkenaan dengan cara menginstal linux debian 7 , padahal sih saya agak bosen membuat artikel ini tapi ya harus gimana lagi tugas dari guru saya :) harus di kerjakan , sampai sampai blog saya hilang seketika karna membuat artikel mengenai instalasi linux ini :( tapi saya tak patah semangat untuk membuat nya ulang kembali karna ini lah artikel yang pertama saya yang begitu sederhana yang saya buat dengan kesabaran diri saya sendiri :) .  

 pertama-tama pilih instal tekan enter.


 pilih bahasa yang anda inginkan.


 pilih lokasi anda lalu tekan enter.


 pilih ketikan keyboard yang anda inginkan.


 keikan alamat server DNS anda lalu tekan enter.


 ketikan nama host anda.


  ketikan kata sandi yang anda inginkan.


 lalu ketikan ulang password anda yang tadi.


 ketikan nama lengkap anda lagi demikian dari pengguna baru.


 ketikan nama akun anda .


 ketikan lagi sandi untuk pengguna baru .


 Pilih kota dalam zona waktu anda lalu tekan anter.


 pilih yang anda inginkan untuk pemartisian.


pilih hardisk yang akan anda partisi sekarang.


 pilih pola partisi yang anda inginkan.


 pilih selesai mempartisi hardisk lalu tekan enter.


 pilih 'ya' untuk melanjutkan nya.


 setelah itu tunggu mungkin agak lama :) .


pilih 'ya' jika anda ingin memindai CD .


pilih 'ya' takan enter.


pilih 'ya' tekan enter


pilih perangkat lunak yang akan anda pilih tandai dengan bintang (mengapus tekan spasi, menandai tekan spasi juga jadi ada dua kegunaan nya. 


 pilih 'ya' tekan enter gak usah panjang lebar :).


dan menginstal pun selesai lalu pilih lanjutkan tekan enter.


kemudian tunggu beberapa detik sedang dalam peroses masuk linux debian server.


 Debian GNU / LINUX 7 user tty1 sudah masuk debian seerver lalu apabila anda inginkan login masukkan user login anda dengan password anda yang telah anda bikin demikian tadi .


 mungkin cukup sampai di sini saja artikel saya tentang menginstal linux debian server , mengintsal linux debian server cukup lama untuk menunggu tapi apa boleh buat menunggu lama untuk pelajaran hidup kita juga kan semoga artikel saya bermanfaat bagi kalian semua yang telah membaca artikel saya sekian dan terima kasih  jangan lupa untuk di coba yaaa.. ;)

Jumat, 22 Januari 2016

50 perintah dalam linux debian.

Tags
 50 Perintah Dasar Linux

kali ini saya berbagi informasi berhubungan dengan 50 perintah linux debian .

1. history : Melihat perintah apa saja yang pernah diketik
2. ls -i : Digunakan untuk menampilkan isi direktori secara lengkap.
3. cal : Digunakan untuk melihat isi kalender
4. ifconfig : Digunakan untuk melihat interface jaringan yang terhubung
5. hostname : Digunakan untuk melihat nama pengguna komputer
6. date : Digunakan untuk melihat tanggal dan waktu saat ini
7. df : Digunakan untuk melihat isi dan sisa dari kapasitas harddisk
8. dir : Digunakan untuk melihat isi directory
9. apropos : Digunakan untuk melihat bantuan manual berdasarkan topik.
10. netstat : Digunakan untuk menampilkan informasi jaringan
11. ping : Digunakan untuk mengetes koneksi internet
12. ls -lh : Digunakan untuk menampilkan isi direktori secara lengkap, mulai dari hak akses, owner, group dan tanggal file atau direktori tersebut dibuat.
13. free: Digunakan untuk melihat Free memory.
14. top : Digunakan untuk melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
15. whereis : Digunakan untuk mencari letak command / letak lainnya.
16. whatis : Digunakan untuk memberi penjelasan tentang suatu command.
17. uptime : Digunakan untuk melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
18. mkdir : Digunakan untuk membuat direktori baru.
19. rmdir : Digunakan untuk menghapus direktori.
20. touch : Digunakan untuk membuat file baru.
21. rm : Digunakan untuk menghapus file.
22. adduser : Digunakan untuk menambah user baru
23. addgroup : Digunakan untuk menambah group baru
24. lspci : Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer.
25. dmesg : Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas.
26. apt-get : Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository linux secara online.
27. uname -a : Digunakan untuk mengetahui informasi system kernel anda gunakan.
28. file : Digunakan untuk membuka isi file ( disini bertuliskan empty karena belom terisi )
29. echo : Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.
30. init 6 : Digunakan untuk merestart system
31. uname -r : Digunakan untuk melihat kernel yang digunakan pada OS
32. halt : Digunakan untuk mematikan/shut down system
33. pwd : Digunakan untuk melihat direktori yang kita pakai saat ini
34. cd : Digunakan untuk berpindah direktori
35. reboot : Digunakan untuk merestart system, tetapi harus keadaan root
36. exit : Digunakan untuk keluar dari terminal
37. su : Digunakan untuk masuk/login menjadi superuser (root)
38. cat /proc/version : Digunakan untuk mengetahui versi linux atau informasi lainnya
39. ps axu : Digunakan untuk melihat seluruh proses yang dijalankan
40. set : Digunakan untuk melihat environment dari user yang aktif
41. clear : Digunakan untuk membersihkan layar pada terminal
42. netstat -rn : Digunakan untuk melihat ip address yang dialamatkan oleh suatu interface jaringan
43. passwd : Digunakan untuk mengganti password root lama dengan yang baru
44. ssh -V : Digunakan untuk menghubungkan OS ke SSH. Contoh disamping memungkinkan melihat versi SSH OS anda.
45. service –- status-all : Digunakan untuk melihat service / program yang sedang bekerja
46. shutdown – h now : Digunakan untuk mematikan OS anda melalui terminal
47. wc : Digunakan untuk menghitung jumlah kata, baris dan jumlah huruf dalam suatu file dengan cara mengetikkan kata “wc” dan diikuti format file
48. meminfo : Digunakan melihat status RAM
49. cpuinfo : Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.
50. wget : Digunakan untuk mendownload aplikasi via termina.